Fobia dan Jenis-jenis Fobia

Kami kebetulan sedang kumpul-kumpul dan duduk di teras rumah salah seorang kawan. Sudah lama sekali tidak bersilaturahim dan ngobrol dengan kawan-kawan lama. Tiba-tiba, suara teriakan mengagetkan terdengar. Seorang laki-laki berteriak dan tampak sangat ketakutan, hingga lari masuk menghindar. Ternyata tidak hanya saya yang terkaget, tapi beberapa orang yang lain. Setelah dicari penyebabnya ternyata kawan kami yang bernama Abdi (nama samaran) ini, takut sekali terhadap laba-laba.

“Tadi ada laba-laba lewat, trus si Abdi teriak dan lari”, begitu kata salah seorang kawan kami.

Kamipun semua terheran-heran, bagaimana tidak, badannya yang besar dan tegap, juga sama sekali tidak menunjukkan kalau dia seorang yang memiliki ketakutan terhadap hewan kecil.

Tapi nyatanya Abdi langsung berlari, terengah-engah masuk rumah, dan sulit sekali kami bujuk kembali untuk duduk kembali di teras. Wajahnya pun pucat pasi. Padahal laba-laba sudah tidak lagi terlihat disekitar tempat kami duduk di teras.

Singkat cerita akhirnya Abdi mengaku, ternyata dahulu semasa kecil Abdi pernah ditakut-takuti dengan laba-laba oleh teman-temannya, dan tidak bisa melawan karena dipegangi tangan dan kakinya. Laba-laba saat itu merayap ditubuhnya dan masuk ke baju. Teman-temannya puas karena berhasil menggoda Abdi kecil. Namun sejak saat itu, Abdi begitu takut melihat laba-laba. Setiap kali melihat laba-laba yang terbayang adalah kejadian semasa kecil. Baru melihat dari jauh, yang dirasakan adalah rasa laba-laba yang merayap memenuhi tubuhnya.

Ternyata sejak saat itu, Abdi fobia terhadap laba-laba. Dengan teknik yang pernah saya pelajari, saya membantu Abdi untuk melepaskan perasaan takutnya. Abdi kemudian menjadi lebih tenang.

Apa itu fobia?​

Fobia atau phobia (dalam bahasa Inggris),  adalah rasa takut pada suatu hal secara berlebihan. Fobia biasanya disebabkan oleh kejadian di masa lalu yang sangat membekas dan mengakibatkan trauma. Fobia biasanya ditandai dengan keringat dingin, mual, merinding, gemetar, jantung berdegup kencang, bahkan merasa sulit bernapas. 

Apakah semua ketakutan berarti fobia?​

Tidak. Rasa takut tidak selalu berarti fobia.

Ketakutan sesungguhnya adalah reaksi yang wajar terhadap sesuatu yang kita anggap bahaya. Rasa takut adalah respon alamiah.

Perasaan yang dirasakan dapat disebut fobia, jika rasa takut yang dirasakan sudah sangat berlebihan, disertai kecemasan berlebihan terhadap suatu situasi tertentu, dan dirasakan mengganggu. Bahkan seringkali ketakutan dan kecemasan yang dirasakan bisa muncul, saat tidak sedang menghadapi hal yang ditakutkan. Beberapa orang yang mengalami fobia juga kadang takut terhadap benda-benda yang tidak perlu ditakuti.

Jenis fobia yang sering dialami

Dalam perkembangannya, ada banyak sekali jenis fobia yang pernah tercatat dialami manusia. Setiap fobia memiliki sebutannya sendiri. Berikut adalah beberapa jenis fobia yang sering dialami.

Referensi

Kirnandita, Patresia. “Menggoda Orang Fobia Bukan Candaan Lucu”. Tirto.id. September 13, 2017. tirto.id/menggoda-orang-fobia-bukan-candaan-lucu-cws7

Koran Sindo. “10 Phobia Paling Sering Dialami”. Sindonews.com. Januari 15, 2015. nasional.sindonews.com/read/950968/163/10-phobia-paling-sering-dialami-1421299168

Andriyani, Fitriana. “10 Jenis Fobia yang Paling Umum, Apa Kamu juga Mengalami Salah Satu di Antaranya?”. MSN.  April 4, 2018. msn.com/id-id/gayahidup/livingsocial/10-jenis-fobia-yang-paling-umum-apa-kamu-juga-mengalami-satu-di-antaranya/ar-BBQsLcB

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.